Assalamualaikum wr.wb
Ini dengan Wahida ~
Tulisan saya kali ini tentang sebuah kisah. Kisah ini adalah kisah nyata yang pernah saya baca disebuah majalah. Di Amerika, kisah ini menjadi kisah populer yang terjadi sekitar 20-30 tahun yang lalu. Kira-kira, begini singkat ceritanya:
Tulisan saya kali ini tentang sebuah kisah. Kisah ini adalah kisah nyata yang pernah saya baca disebuah majalah. Di Amerika, kisah ini menjadi kisah populer yang terjadi sekitar 20-30 tahun yang lalu. Kira-kira, begini singkat ceritanya:
Jack kecil adalah seorang
anak yang menjual kue hasil buatan ibunya untuk biaya rumah sakit ayahnya.
Suatu hari, Jack kecil amat sangat lapar. Di keranjangnya masih ada beberapa kue
untuk dijual. Ia tahu ia lapar, tapi ia juga tahu ayahnya membutuhkan uang. Lalu ia mengetuk satu pintu. Keluarlah seorang anak perempuan kecil yang seusia dirinya, sekitar 7 tahun. Anak perempuan ini bernama Laura. Lalu, Laura kecil bertanya kepada Jack,
"Untuk apa kamu kesini?"
"Saya menjual kue," jawab Jack kecil.
"Apa kamu tidak lapar?" tanya Laura lagi.
"Ya, saya amat sangat lapar." jawab Jack.
Lalu Laura masuk ke dalam rumahnya dan membawa satu gelas susu. Ia berkata,
"Saya tidak punya uang atau makanan. Dan saya juga tidak mau kue itu. Tapi saya punya segelas susu. Karena kamu lapar, maka ambil saja ini."
Susu itu akhirnya diminum Jack. Itu adalah susu yang paling nikmat yang pernah ia minum semasa hidupnya.
Sekarang kita maju ke 20 tahun berikutnya yaa....
Laura sudah tumbuh dewasa sekitar 27 tahun. Laura mengidap kanker rahim yang parah. Ia sudah seharusnya operasi tapi keluarganya bukan keluarga yang berada.
Ia pergi dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya tapi mereka semua menolak mengoperasi Laura jika tidak ada uang. Sampai akhirnya, dia menemukan satu rumah sakit besar di Amerika. Di rumah sakit ini ia berkonsultasi kepada para dokter dan tetap harus operasi. Ia akhirnya bisa tidur di ranjang, dibuka perutnya, diambil rahimnya dan dibuang kankernya, lalu dijahit lagi perutnya. Laura sehat kembali namun ia takut akan biaya yang harus dibayarnya. Akhirnya, Ia memberanikan diri ke kasir untuk meminta bon-nya. Sang kasir bertanya,
"Anda Laura?"
"Ya." jawab Laura.
"Dari kamar 21D?" tanya Kasir tersebut kembali.
"Ya." jawab Laura lagi.
"Ini adalah bon untuk biaya operasi kamu." kata Kasir sambil memberikan bon.
Laura teramat takut untuk membuka bon tersebut. Perlahan-lahan saking takutnya, ia akhirnya membuka bon tersebut. Dia tidak menemukan angka, namun ia menemukan tulisan yang teramat kecil. Isinya: "Sudah dibayar dengan segelas susu. Salam, Dr. Jack."
Sekian.
😢😢
Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah ini:
"Sekecil apa pun kebaikan, ia tetap mengandung keajaiban. Berbuat baiklah sekali pun itu kecil dalam pandangan logika, sebab kita tidak pernah tahu kebaikan kita yang mana yang akan membantu kita."
Semoga hati kita terbuka :)


0 Comments